Ini Bahayanya Jika Sering Makan Mie Instan Campur Nasi

Ini Bahayanya Jika Sering Makan Mie Instan Campur Nasi

posted in: Info Kesehatan | 0

Pernah dengan guyonan untuk orang Indonesia seperti ini “makan yang penting perut kenyang” ?

Sepertinya memang guyonan itu tidak sepenuhnya salah, karena nyatanya banyak kebiasaan-kebiasaan yang umum dilakukan masyarakat Indonesia khususnya dalam makanan yang dikonsumsi yang sebenarnya berdampak tidak baik bagi tubuh jika dilakukan terus menerus.

Idealnya makan itu harus seimbang antara gizi dan juga porsinya, karena manusia tidak hanya membutuhkan satu jenis gizi dan nutrisi saja. Itulah kenapa sangat pentingnya pengetahuan tentang  food combining yang benar agar menimbulkan manfaat baik bagi tubuh.

Salah satu kebiasaan buruk yang menjadi ciri khas orang Indonesia ialah makan mie instan yang dicampur dengan nasi.

Memang dunia ini sudah maju sehingga apapun serba instan, ya termasuk mie instan ini. Selain harganya yang murah dan juga enak, cara membuatnya pun mudah pula. Tak heran biasanya kalau sedang malas masak atau memang sedang tidak punya uang banyak, mie instan ini seperti mata air dipadang pasir, menjadi primadona. Iya, ‘kan ??

Tidak cukup sampai disitu, anehnya lagi entah siapa yang memulainya mie instan ini sering dimakan dengan nasi putih yang notabene sama-sama sumber karbohidrat sederhana. Sudah jelas itu berbahaya.

Kenapa ?

Baik mie instan dan nasi merupakan sumber karbohidrat sederhana dan juga tinggi kalori. Dalam satu porsi mie instan biasanya terkandung antara 400 kalori. Sama dengan seporsi nasi putih lengkap dengn lauknya.

Jika keduanya dicampurkan dalam sekali makan maka kalori yang masuk dalam tubuh menjadi berlipat ganda. Lalu apa yang menjadi bahayanya ?

Kebutuhan kalori orang dewasa biasanya antara 1.800-2.000 kalori saja per hari. Itu masih dibagi dengan jam makan misalnya 3 atau 4 kali sehari. Kita makan mie instan dicampur nasi satu kali saja jumlah kalori yang didapat hampir setengan jumlah kebutuhan tubuh.

Belum di tambah dengan cemilan dan juga 3 jam makan yang lain. Bayangkan saja jumlah kalori yang bisa didapat sehari secara keseluruhan.

Jika terus-terusan menjejali tubuh dengan kalori yang diluar batas kebutuhan tentu saja beresiko terhadap kesehatan jangka panjang.

Nah berikut ini adalah beberapa dampak negatif atau bahaya yang bisa timbul akibat dari makan mie instan dan nasi secara bersamaan :

Diabetes Melitus Tipe 1

Seperti disebutkan tadi baik mie instan atau nasi merupakan sumber  karbohidrat sederhana. Ini artinya dua jenis makanan ini sangat cepat dicerna tubuh untuk menjadi glukosa. Dengan begitu kandungan gula dalam darah pun akan naik dengan cepat  dan mengkibatkan pankreas bekerja keras untuk memproduksi insulin guna menyeimbangkan gula darah.

Jika pankreas terus-terusan dipaksa lama kelamaan sel-sel betapankreas akan rusak dan berakibat produksi insulin berkurang. Inilah cikal bakal Diabetes Melitus Tipe 1.

Obesitas

Kalori dibutuhkan sebagai energi untuk beraktifitas. Akan tetapi kelebihan kalori juga tidak bagus. Mie instan campur nasi menyumbang kalori dan lemak yang besar bagi tubuh dan jika kalori ini tidak digunakan seluruhnya akan digunakan sebagai cadangan yang disimpan dalam lapisan lemak perut.

Jadi jangan heran setiap hari makan mie dicampur nasi badan kamu akan cepat gemuk terutama dibagian perut. Hati-hati nanti jadi obesitas, lho..

Diabetes Melitus Tipe 2

Diabetes Tipe 2 ini paling banyak dari orang yang mengalami hipertensi dan juga obesiatas. Alasannya ialah obesitas dicirikan sebagai orang yang memiliki kelebihan lemak dalam tubuhnya. Hal ini bukan tanpa resiko, lemak ini bisa menutupi permukaan sel-sel tubuh yang bisa membuatnya resistan terhadap hormon insulin.

Normalnya gula akan diantarkan ke sel tubuh dengan hormon ini untuk dijadikan energi. Tapi karena sel-sel tubuh terlapisi lemak, insulin tidak dapat menembusnya. Sebagai akibatnya terjadilah Diabetes Tipe 2 ini.

Hipertensi

Pemicu Hipertensi salah satunya ialah tingginya kadar Sodium atau garam dalam tubuh. Mie instan mengandung 50% sodium yang diperlukan tubuh per porsinya. Jika mengkonsumsinya dalam jangka panjang dan sering beresiko menaikkan tekanan aliran drah yang memicu hipertensi atau darah tinggi.

Kolesterol Tinggi

Dampak lain dari tingginya sodium dalam mie instan ialah berpengaruh pada jumlah kolesterol jahat atau LDL dalam darah. Jangan disepelekan karena nyatanya kolestrol tinggi bisa memicu komplikasi penyakit berat seperti jantung dan stroke.

Penyakit Jantung Dan Stroke

Makanan tinggi kalori dan lemak mempengaruhi perkembangan penykit jantung dan stroke. Itu karena memicu tingginya kolesterol.

Kolesterol ini akan mengalir dalam darah dan suatu saat dapat mengendap pada dinding pembuluh darah menyebabkan sumbatan aterosklerosis. Jika sudah begitu pasokan darah ke jantung dan otak akan terganggu sehingga resiko serangan jantung dan stroke lebih besar.

Kanker

Sudah bukan rahasia lagi kalau semua makanan instan pastinya akrab denga yang namanya bahan kimia baik itu pengawet, MSG, pewarna dan lainnya. Hal itu bisa memicu tumbuhnya sel kanker

Memang efeknya mungkin tidak akan langsung terasa seketika, tapi kanker berkembang sangat lambat dan tidak disadari. Itulah kenapa kanker termasuk dalam kategori silent killer diantara penyakit lainnya.

Wow, ngeri bukan setelah membacanya. Ternyata makanan yang enak dilidah saja tidak selamanya baik untuk kesehatan kita dikemudian hari. Mulai sekarang sebaiknya sedikit diperhatikanlah makanan yang  konsumsi. Mau sehat memang mahal, tapi akan lebih mahal lagi saat suatu penyakit sudah menyerang.

Bagaimana dengan kamu, apa bisa hidup tanpa mie instan ini ?…

 Baca juga ya : Wajah Orang-Orang ini Jadi Menyeramkan Karena Narkoba

Ada pertanyaan ? Silakan tulis komentar..