Penyebab Testis / Buah Zakar Besar Sebelah & Cara Mengobatinya

Penyebab Testis / Buah Zakar Besar Sebelah & Cara Mengobatinya

posted in: Info Kesehatan | 0

Testis atau disebut juga buah zakar merupakan aset utama seorang pria. Karena memang fungsinya yang sangat vital. Testis bertanggung jawab atas produksi sel sperma yang diperlukan untuk membuahi sel telur wanita.

Untuk itu sangat wajar jika pria sangat khawatir ketika mengalami hal yang aneh pada testis mereka. Salah satunya yang paling umum ialah memiliki testis yang besar sebelah dan tidak sama ukurannya antara yang kiri dan kanan.

Yang menjadi pertanyaan apakah hal itu bisa membahayakan atau bahkan berdampak pada kesuburan pria ?. Untuk menjawab pertanyaan itu tentunya harus kita ketahui dulu apa yang menjadi penyebab testis besar sebelah tersebut.

Nah, kebetulan artikel ini akan membahas penyebabnya secara lengkap, termasuk juga bagaimana cara mendeteksi kelainan pada testis anda.

Here We go…!

Testis Besar Sebelah Normalkah ?

Umumnya memang diketahui testis pria memiliki ukuran yang berbeda antara yang kiri dan kanan. Hanya saja perbedaannya tidak cukup mencolok sehingga tidak perlu ditakuti.

Testis kiri akan lebih rendah dari yang kanan hal ini berguna untuk menghindari benturan antara kedua testis pada saat pria bergerak.

Testis dikatakan tidak normal  ketika ukuran kedua testis sangat nyata perbedaannya, disinilah yang harus jadi perhatian.

Yang perlu diperhatikan adalah seberapa besar perbedaan keduanya, apakah testis terasa keras atau tidak dan apa tiap hari ukurannya semakin membesar.

Jika memang ukurannya bertambah besar dan mengeras maka sepatutnya untuk segera menemui dokter untuk berkonsultasi. Apalagi jika kemudian pembesaran testis diikuti dengan gejala seperti rasa nyeri, sakit pinggang atau sulit buang air kecil.

Penanganan yang cepat tentunya akan lebih baik sebab ada beberapa kasus pembesaran testis yang dapat berdampak serius dan menyebabkan komplikasi.

Penyebab Testis Besar Sebelah

Sangat penting untuk mengetahui penyebabnya, karena akan berpengaruh juga pada pengobatan. Umumnya penyebab testis bengkak adalah hal-hal yang ringan tapi terkadang penyebabnya juga bisa bahaya.

Berikut ini adalah beberapa penyebab umum testis besar sebelah yang harus diketahui pria.

Trauma atau Cedera

Testis membesar bisa terjadi karena adanya cedera atau luka, misalnya mengalami kecelakaan sehingga organ bawah terbentur. Dan juga karena banyak pria cenderung beraktifitas lebih banyak seperti berolahraga sehingga kemungkinan cedera lebih besar.

Selain itu jika sebelumnya pernah melakukan operasi bedah di area genital seperti vasektomi, bisa jadi testis besar adalah efek samping dari hal tersebut dan akan membaik dengan sendirinya.

Radang Testis (Orkitis)

Orkitis adalah peradangan pada jaringan testis yang menyebabkah pembengkakan pada testis. Penyebab tersering orkitis adalah infeksi bakteri atau juga penyakit menular seksual ( pada pria yang aktif secara seksual). Namun terkadang orkitis juga bisa disebabkan infeksi virus, biasanya pada anak-anak.

Gejala dari orkitis ialah bengkak pada salah satu testis disertai rasa nyeri , demam ringan dan juga mual-mual.

Epididimitis

Dibelakang kedua testis terdapat semacam jaringan yang disebut epididimis fungsinya adalah sebagai tempat pematangan sel sperma.

Epididimitis berarti adanya peradangan pada jaringan ini sehingga membuat testis terlihat membesar. Ciri utama dari epididimitis adalah jika diraba akan terdapat semacam benjolan kecil terasa sakit ketika ditekan.

Gejalanya akan sama seperti orkitis, namun selain itu epididimitis juga bisa menyebabkan adanya darah dalam sperma saat ejakulasi.

Baca juga : Gangguan Sperma Sebabkan Kemandulan Pria

Varikokel

Jika anda mengetahui tentang penyakit varises, maka varikokel ini mirip dengan itu. Hanya saja varikokel terjadi pada pembuluh darah testis.

Varikokel terjadi ketika pembuluh darah balik (vena) mengalami pembesaran sehingga darah akan terkumpul dan tidak mengalir ke jantung. Akan tampak seperti tonjolan-tonjolan urat disamping atas kantung testis sebagaimana varises pada kaki.

Varikokel umum dialami pria muda antara 15-25 tahun dan bisa menimbulkan gejala maupun tidak. Mereka yang mengalami gejala biasanya merasakan nyeri tumpul pada selangkangan dan salah satu testis (biasanya kiri) terlihat membesar.

Varikokel dapat menyebabkan gangguan kesuburan dan produksi sperma menurun jika tidak diobatti. Meski demikian terkadang bisa hilang sendiri atau bisa juga membutuhkan operasi pembedahan.

Hernia Inguinal

Hernia inguinal yaitu ketika dinding perut bagian bawah melemah sehingga usus turun ke kantung testis atau bagian samping penis, menyebabkan testis terlihat lebih besar.

Benjolan hernia ini muncul ketika duduk atau beraktifitas terutama mengangkat benda-benda berat. Namun ketika posisi anda terlentang akan kembali normal dan masuk kembali ke perut.

Pengobatan hernia satu-satunya ialah dengan melakukan operasi untuk memperbaiki dinding perut yang robek.

Torsi Testis

Torsi testis yaitu ketika jaringan seperti tali (tempat testis menggantung) mengalami terpelintir atau terpuntir sehingga menyebabkan aliran darah ke testis terhenti dan ini adalah kondisi darurat.

Gejalanya termasuk nyeri yang parah secara tiba-tiba, kelemahan, bengkak dan pembesaran pada testis yang terpuntir. Penanganan dan juga perawatan sesegera mungkin sangat diperlukan untuk menyelamatkan testis.

Penangananya seringkali membutuhkan operasi. Jika segera ditangani (dalam waktu 6 jam) kemungkinan besar testis masih bisa diselamatkan. Tapi jika terlambat ditangani, tidak ada harapan untuk testis anda.

Kanker Testis

Pada beberapa kasus yang serius, testis bengkak merupakan gejala dari kanker testis, meski sangat jarang terjadi hanya 1% saja dari kasus kanker pada pria dan biasanya tidak menyebar. Kanker testis sangat umum pada pria usia 15-44 tahun.

Gejala utama kanker testis termasuk pembesaran testis, benjolan di testis, nyeri tumpul dan juga testis teras berat.

Kanker testis adalah salah satu jenis kanker yang bisa sembuh dengan pengobatan. Perawatannya termasuk operasi pengangkatan testis dan kemoterapi. Diagnosis lebih cepat berarti lebih dari 95% dapat sembuh total.

Deteksi Dini  Kelainan Pada Testis

Anda bisa memeriksa sendiri untuk memastikan apakah pada testis terdapat kelainan seperti ukuran, adanya benjolan dan juga rasa sakit. Cukup ikuti langkah-langkah di bawah ini :

  1. Berdiri di depan cermin tanpa pakaian dan celana, kemudian angkat satu kaki bisa bertumpu pada meja atau kursi sehingga anda hanya berdiri dengan satu kaki. Tujuannya agar testis terlihat lebih jelas.
  2. Lakukan pemeriksaan pada testis secara seksama, tidak perlu terburu-buru.
  3. Pertama periksa kulit skortum (kantung testis), lihat apakah warnanya berubah atau tidak. Biasanya ketika terjadi infeksi kulit sekitar skortum akan berubah kemerahan dan terasa hangat. Pastikan diperiksa sampai bagian belakangnya. Jika normal, lanjut pemeriksaan berikutnya.
  4. Berikutnya, periksa biji testis. Gunakan jari telunjuk dan ibu jari untuk meraba permukaan testis. Sisir setiap permukaan testis dengan jari dan temukan apakah terdapat benjolan atau tidak. Jika terdapat benjolan menempel pada testis, keras dan tidak bergeser saat ditekan, mulailah waspada terhadap tumor / kanker.
  5. Periksa juga pada bagian testis belakang pada kelenjar epididimis dan tekan dengan lembut jika terasa nyeri atau sakit kemungkinan epididimitis.
  6. Raba juga apakah ukurannya berbeda atau tidak. Jika ditemukan perbedaan ukuran tapi tidak terlau jauh maka itu normal. Sama halnya jika ternyata setelah pemeriksaan pertama testis tampak semakin membesar di hari berikutnya. Segera hubungi dokter terdekat.

Akan lebih baik jika menemukan kejanggalan pada ukuran atau bentuk testis yang lain dari pada biasanya untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Namun, yang sering menjadi alasan menunda pemeriksaan adalah rasa malu karena penyakitnya. Organ reproduksi anda adalah aset yang sangat penting, jangan dikorbankan begitu saja hanya karena rasa malu.

Ingin menyembuhkan testis yang bengkak sebelah dengan obat alami ?

Lihat caranya dibawah ini

Ada pertanyaan ? Silakan tulis komentar..