Tuba Falopi Tersumbat, Apa Masih Bisa Hamil ?

Tuba Falopi Tersumbat, Apa Masih Bisa Hamil ?

posted in: Info Kesehatan | 0

Pasti sering dengarkan tentang istilah indung telur dan rahim wanita ?.

Nah, tuba falopi adalah saluran yang menghubungkan antara keduanya. Wanita memiliki dua sel indung telur, yang artinya wanita memiliki dua tuba falopi juga.

Tuba falopi berbentuk seperti pipa kecil yang menghubungkan antara rahim dan juga indung telur.

tuba falopi
tuba falopi

Apa fungsinya ?

Setiap bulan wanita akan memproduksi sel telur untuk dibuahi. Indung telur akan melepaskan sel telur yang diantarkan ke rahim melalui saluran tuba ini.

Dalam saluran ini pula biasanya menjadi pertemuan atara sel telur dan sperma untuk pembuahan, baru kemudian akan berkembang menjadi embrio dalam rahim.

Masalahnya, tuba falopi ini memiliki rongga yang sangat kecil sehingga rentan terjadi sumbatan. Hal inilah yang diduga menjadi pemicu seorang wanita sulit memiliki keturunan. Faktanya tuba falopi tersumbat menjadi 40% penyebab kemandulan pada wanita.

Umumnya penyumbatan saluran tuba adalah karena infeksi yang mengakibatkan tuba falopi bengkak dan meradang dan terkadang dipenuhi oleh nanah sehingga terjadi sumbatan dan perlengketan.

Dalam kasus yang sangat jarang, tabung dapat pecah dan menyebabkan infeksi yang berbahaya yang disebut peritonitis dalam rongga perut.

Kenapa Saluran Tuba Tersumbat ?

Tuba falopi tersumbat bisa disebabkan berbagai hal, diantaranya :

  • Radang panggul (PID), yaitu peradangan pada organ-organ reproduksi biasanya akibat infeksi bakteri atau virus
  • Pernah menjalani operasi seperti usus buntu atau radang usus.
  • Pernah keguguran atau aborsi
  • Sebelumnya pernah mengalami kehamilan etopik
  • Operasi besar termasuk pada daerah tuba falopi
  • Terkena penyakit menular seksual seperti Klamidia atau Gonore
  • Endometriosis, yaitu tumbuhnya endometrium diluar rahim kemungkinan menekan tuba falopi sehingga salurannya tertutup

Gejala Tuba Falopi Tersumbat

Dari kebanyakan kasus, sumbatan biasanya tidak menimbulkan gejala sama sekali. Sehingga sulit memprediksi wanita terkena atau tidak. Salah satu cara mengetahuinya ialah dengan jalan pemeriksaan.

Meski begitu, ada juga yang mengalami gejala tertentu. Hal ini tergantung pada penyebab dan juga keparahannya.

Gejala umum tuba falopi tersumbat diantaranya :

  • Vagina mengeluarkan cairan abnormal
  • Rasa tidak nyaman dan sakit selama hubungan intim
  • Sering sekali buang air kecil
  • Perasaan gelisah diikuti gejala mual dan muntah
  • Demam dan sakit kepala parah
  • Nyeri saat menstruasi
  • Sakit perut parah di kedua sisi, terutama di daerah perut bagian bawah
  • Nyeri punggung bawah

Jenis penyumbatan Hidrosalping, yaitu sumbatan yang disertai dengan pembengkakan tuba falopi bisa menimbulkan gejala seperti keputihan yang tidak normal dan rasa sakit terutama dibagian perut bawah.

Bagaimana Penyumbatan Tuba Falopi Mempengaruhi Kesuburan ?

Seperti di jelaskan sebelumnya, fungsi tuba falopi sangat penting yaitu tempat bertemunya sel telur dan sel sperma ketika proses pembuahan.

Jika salah satu atau dari kedua tuba fallopi tersebut mengalami penyumbatan, sel telur tidak akan mencapai rahim, begitu juga sel sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur. Maka tentu saja tidak akan terjadi pembuahan alih-alih kehamilan.

Terkadang ada juga kasus dimana tuba falopi tidak sepenuhnya tersumbat dan sperma masih bisa membuahi sel telur. Kehamilan masih bisa terjadi, akan tetapi lebih beresiko pada kehamilan di luar kandungan atau hamil etopik.

Normalnya setelah pembuahan, sel telur akan menempel pada dinding rahim, tapi pada kehamilan etopik sel telur akan menempel pada dinding tuba falopi, indung telur atau leher rahim dan berkembang disana.

Baca Juga : Ciri-Ciri Kehamilan Etopik

Karena biasanya kehamilan etopik tidak berkembang normal, maka perlu dilakukan pengangkatan untuk menghindari komplikasi yang dapat berakibat fatal.

Komplikasi yang bisa ditimbulkan akibat hamil etopik diantaranya memicu rasa nyeri, pendarahan hebat dan bahkan kematian akibat sobeknya tuba falopi atau rahim.

Hamil etopik tidak bisa sepenuhnya dicegah. Tapi resikonya bisa diturunkan yaitu dengan melakukan serangkaian pemeriksaan medis terutama sebelum merencanakan kehamilan.

Apakah Masih Bisa Hamil Meski Tuba Falopi Tersumbat ?

Kemungkinan kehamilan masih ada.

Jika hanya satu tuba falopi saja yang tersumbat dan yang satu lagi tidak, kemudian kondisi anda sedang sehat, masih ada harapan untuk hamil. Karena hanya butuh satu sel telur dari satu indung telur saja untuk dibuahi sperma.

Biasanya bidan atau dokter akan meresepkan obat kesuburan untuk membantu persentase keberhasilan kehamilan meski dengan satu indung telur.

Tapi tidak demikian halnya jika anda memiliki dua saluran tuba dan keduanya tersumbat, harapan untuk hamil sangat kecil.

Operasi mungkin bisa dilakukan untuk membuka saluran yang tertutup, meski tidak selalu berhasil karena tergantung pada keparahan dan penyebabnya.

Apabila sumbatan disebabkan karena perlengketan seperti akibat nanah dari infeksi maka masih bisa dibersihkan, dan kemungkinan kehamilan antara 20-40% setelah operasi dalam kondisi yang sehat.

Namun, jika misalnya sumbatannya sangat tebal dan lebih dari satu sumbatan apalagi jika sampai ada luka parut, operasi pun tidak bisa memberikan alternatif penyembuhan.

Satu-satunya jalan untuk memperoleh kehamilan ialah melalui In vitro atau sering disebut juga bayi tabung. Namun karena biayanya yang relatif mahal maka perlu direncanakan dari segi finansial.

Program bayi tabung juga memiliki sejumlah resiko tertentu, diantaranya :

  • Resiko keguguran dan kegagalan yang tinggi bisa mencapai 15-25%
  • Bayi lahir prematur dengan berat badan rendah
  • Kehamilan etopik
  • Bayi lahir dengan memiliki cacat fisik
  • Prosedur bayi tabung dapat menimbulkan stress secara finansial dan fisikal, dukungan keluarga dan orang terdekat sangat diperlukan
  • Hiperstimulasi ovarium akibat penggunaan obat kesuburan untuk memaksa ovarium agar menghasilkan banyak sel telur. Biasanya indung telur akan bengkak dan sakit
  • Munculnya komplikasi akibat pengambilan sel telur dengan alat seperti jarum yang bisa mengakibatkan  [pendarahan, infeksi, kerusakan pada usus dan pembuluh darah.

Tuba falopi tersumbat bagaimana pun bukan penghalang bagi anda untuk memperoleh kehamilan, karena kemungkinan apapun bisa terjadi. Bisa saja meski tuba falopi anda tersumbat tapi anda bisa memperoleh kehamilan secara normal.

Tetap berusaha dan berdoa serta keyakinan bahwa anda bisa hamil dapat menjadi motifasi yang berguna untuk kehidupan anda.

Ada pertanyaan ? Silakan tulis komentar..