7 Makanan Yang Bagus Untuk Penderita Patah Tulang

Makanan Yang Bagus Untuk Penderita Patah Tulang
Patah Tulang

Penyembuhan patah tulang memang memerlukan waktu yang relatif lebih lama daripada cedera pada bagian tubuh lainnya. Oleh karena itulah, selama proses penyembuhan ini kita harus benar-benar beristirahat total supaya prosesnya tidak terganggu.

Sebaiknya hentikan sejenak aktifitas yang terlalu berat dan menuntut untuk banyak bergerak. Jikapun anda terpaksa harus beraktifitas, biasanya dokter akan memasang gips pada bagian yang patah tulang supaya posisinya tidak bergeser.

Selain istirahat total, hal penting lainnya saat penyembuhan patah tulang adalah kebutuhan nutrisi yang harus tercukupi. Seperti kita tahu, tubuh terutama tulang akan menyerap nutrisi lebih banyak untuk membentuk sel-sel tulang yang baru. Pastikan makanan anda memiliki nutrisi yang cukup untuk memenuhinya.

Kebetulan dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai nutrisi dan makanan apa saja yang bagus untuk mempercepat penyembuhan patah tulang. Semoga bisa menjadi informasi bermanfaat untuk anda.

7 Makanan Yang Bagus Untuk Penderita Patah Tulang

1. Makanan kaya Kalsium

Pada fase kedua penyembuhan tulang yaitu fase reparatif, Anda membutuhkan kalsium dan fosfor agar tulang tumbuh dari masing-masing ujung yang patah. Yayasan Osteoporosis Nasional merekomendasikan untuk meningkatkan asupan kalsium terlebih dahulu terutama untuk membangun tulang padat yang kuat.

Makanan yang kaya sumber kalsium termasuk susu, yogurt, keju, dan sayuran hijau seperti kale dan bayam. Makanan yang diperkaya seperti susu kedelai, roti, dan sereal juga mengandung beberapa kalsium tambahan. Untuk susu dengan kalsium lebih tinggi, anda bisa mencoba produk susu kambing daripada susu sapi.

2. Makanan mengandung Vitamin D

Vitamin D merupakan komponen penting untuk kesehatan tulang karena membantu dalam penyerapan kalsium. Sementara sinar matahari adalah sumber vitamin D yang paling penting.

Makanan seperti ikan makarel, salmon, dan tuna adalah sumber vitamin D yang baik. Telur besar juga menghasilkan sekitar 10% dari asupan vitamin D yang dibutuhkan setiap hari.

3. Makanan kaya vitamin C

Vitamin C membantu pembentukan kolagen, dan vitamin C dosis tinggi dapat mempercepat penyembuhan patah tulang.

Bukan hanya itu, setelah tulang Anda patah, sistem kekebalan akan memicu peradangan. Fase inflamasi ini memiliki produk sampingan berbahaya yang disebut radikal bebas yang merusak sel dan lebih memperburuk peradangan.

Karena merupakan antioksidan yang kuat, vitamin C dapat melawan radikal bebas ini secara efektif, mengurangi peradangan.  Sumber vitamin C terkaya, tentu saja buah jeruk seperti lemon, jeruk, kiwi, berry, dan sayuran hijau.

4. Vitamin K

Menurut hasil penelitian, mereka yang cukup asupan vitamin K memiliki resiko patah tulang yang lebih kecil. Selain itu vitamin K juga mampu menghentikan perdarahan, mempercepat penyembuhan luka serta meningkatkan penyerapan kalsium pada tulang.

Makanan sumber viatmin K diantaranya brokoli, kale, alpukat, telur, dan kembang kol.

5. Makanan kaya Protein

Protein sangat penting untuk penyembuhan tulang karena kolagen itu sendiri adalah protein. Sebuah penelitian menemukan bahwa kekurangan protein selama penyembuhan tulang mempengaruhi pembentukan jaringan tulang.

Protein membantu menyerap kalsium makanan ke dalam tulang dan juga membantu dalam pelepasan faktor pertumbuhan yang membantu pembaharuan tulang. Sumber makanan berprotein tinggi seperti daging tanpa lemak, ikan, kedelai, susu, dan kacang-kacangan

6. Zinc atau seng

Seng adalah mineral yang juga penting untuk kesehatan tulang. Faktanya, kekurangan seng menyebabkan lambatnya pertumbuhan tulang.

Karena mineral ini menstimulasi fungsi osteoblas (sel pembentuk tulang) dan mineralisasi tulang, maka kehadirannya sangat penting untuk memperbaiki tulang yang retak. Tiram adalah sumber seng yang sangat kaya, diikuti oleh kepiting, lobster, ayam, dan yogurt.

7. Makanan mengandung zat besi

Besi sangat penting untuk pembentukan kolagen. Ini juga penting untuk memperbaiki kandungan hemoglobin darah sehingga tulang yang retak mendapatkan cukup oksigen untuk penyembuhan. Inilah sebabnya mengapa patah tulang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dengan anemia defisiensi besi.

Masukkan cukup daging merah dan unggas dalam makanan Anda untuk sumber zat besi dan sayuran seperti bayam untuk zat besi non-heme. Menambahkan vitamin C ke dalam diet Anda juga akan memastikan bahwa zat besi cukup terserap.

You May Also Like

About the Author: Delherbal.com

Agen obat herbal terpercaya dan sudah berjalan selama lebih dari 6 tahun dalam penjualan obat herbal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *